Awal Mula Mukena Dan Penjelasan Lengkap Tentang Mukena

Mukena, pernahkah kalian mendengar nama benda satu ini? Lalu, apa yang ada dipikiran kalian setelah mendengar kata tersebut? Penutup kah? Fashion kah?

 

Pada era sekarang ini, mukena menjadi salah satu pakaian pendukung yang beguna sebagai penutup aurat saat beribadah.  Pernahkah mendengar tentang mukena custom atau mukena buatan sendiri dengan  desain sendiri? Jasa jahit sekarang banyak yang sudah menerima jasa jahit mukena, karena permintaan yang cukup bagus membuat para penjahit baik itu penjahit rumahan, konveksi atau garmen. Berlomba lomba untuk membuat berbagai macam mukena dengan berbagai macam variasi warna.

Lalu, kalian tau gak sih awal mula mukena atau sejarahnya mukena itu bisa ada itu gimana sih? Oleh karena itu yuk simak artikel dibawah ini agar lebih tau mengenai awal mulanya mukena. So check this out!

Sebelum mengetahui awal mulanya mukena, kalian pasti penasaran kan apa arti dari mukena itu sendiri? Menurut Wikipedia, Mukena adalah busana perlengkapan shalat untuk perempuan muslim khas Indonesia. Sebenarnya dalam Islam tidak ada peraturan terperinci mengenai busana macam apa yang selayaknya dipakai untuk shalat, yang ada hanyalah prinsip-prinsip umum bahwa busana untuk shalat hendaknya menutupi aurat dan bersih dari noda atau kotoran. Mukena adalah produk budaya khas Indonesia, konon merupakan hasil adaptasi yang dilakukan oleh para wali zaman dahulu. Ketika itu cara berbusana perempuan Indonesia adalah mengenakan kemben yang memperlihatkan dada bagian atas hingga kepala, untuk menyesuaikan dengan cara berbusana Islam maka dibuatlah mukena yang sederhana akan tetapi bisa mentupi seluruh anggota badan kecuali wajah dan telapak tangan.

Secara umum ada 3 macam jenis mukena yaitu one piece (terusan), abaya dan two piece.

Pada perkembangannya seiring dengan kemajuan teknologi di bidang tekstil, maka model, warna dan corak mukena pun mengalami perubahan terus menerus.

Pada awalnya, mukena itu lebih memilih warna klasik seperti warna putih dengan corak dan motif yang cukup standar, dikarenakan mukena sendiri bisa dibilang hanya sebagai penutup saat shalat.

Mukena adalah busana perlengkapan shalat untuk perempuan muslim khas Indonesia. Mukena adalah produk budaya khas Indonesia, konon merupakan hasil adaptasi yang dilakukan oleh para wali zaman dahulu. Ketika itu cara berbusana perempuan Indonesia adalah mengenakan kemben yang memperlihatkan dada bagian atas hingga kepala, untuk menyesuaikan dengan cara berbusana Islam maka dibuatlah mukena yang sederhana akan tetapi bisa mentupi seluruh anggota badan kecuali wajah dan telapak tangan.

Mukena sebenarnya merupakan hasil  perpaduan busaya tradisional pulau jawa dengan masuknya islam ke Indonesia. Pada awal sebelum Islam masuk ke Indonesia, wanita Jawa umumnya berpakaian kain panjang tanpa dijahit dan kemben dililit. Setelah para penyebar Islam masuk seperti Wali Songo, berdakwah dengan cara mengatur tata cara berpakaian kaum wanita Jawa. Yang kemudian timbul berbagai macam gagasan.

Wali Songo berkompromi dengan kaum wanita ada saat itu tentang penggunaan mukena. Setelah itu didapat hasil yakni yang boleh terlihat hanya telapak tangan dan wajah saja seperti yang kita ketahui pada saat ini, Penggunaan mukena juga tidak boleh memperlihatkan bentuk tubuh. Jadi, kalau kalian lihat wanita berhijab syar’i yang jilbabnya super panjang dan bajunya lebar banget itu sah-sah aja kalau shalat, karena auratnya tertutup semua.

Seperti halnya Kewajiban mengenakan jilbab bagi wanita muslim amat mungkin sudah diketahui sejak lama. Sebab telah banyak ulama-ulama Nusantara yang menuntut ilmu di Tanah Suci. Ilmu yang ditimba di tanah suci, disebarkan kembali ke tanah air oleh para ulama tersebut. Kesadaran untuk menutup aurat sendiri, pastinya dilakukan setidaknya ketika perempuan sedang sholat . G.F Pijper mencatat, istilah ‘Mukena’, setidaknya telah dikenal sejak tahun 1870-an di masyarakat sunda. Meskipun begitu, pemakaian jilbab dalam kehidupan sehari-hari tidak serta merta terjadi di masyarakat

Penggunaan mukena dengan model atasan dan bawahan, pada umumnya hanya dapat ditemui di Indonesia, Malaysia, dan Filiphina. Sehingga dapat dikatakan bahwa mukena merupakan budaya Islam Melayu. Di Malaysia sendiri mukena disebut dengan telekung. Dan selain Islam Melayu, kaum wanita di negara lain biasanya hanya mengenakan baju rapi panjang dan tak berbentuk yang pakaiannya menutup auratnya.

Kalian tau? Dengan menggunaka n mukena itu sendiri kita sudah termasuk untuk melestarikan kebudayaan tanah air.

Nah, diatas adalah penjelasan singkat tentang mukena. Bisnis mukena pada sekarang ini termasuk bisnis menguntungkan sama seperti hal-nya jilbab. Dengan adanya permintaan pasar yang tinggi, membuat bisnis ini cukup menggiurkan. Bagaimana tidak? Banyak produsen mukena yang sudah meraup omset cukup bagus.

Kalian mungkin bertanya Tanya, dimana sih jasa jahit mukena yang bisa mengikuti sesuai kemauan kita? Konveksi Baju Online bisa menjadi pilihan. Menggunakan bahan bahan berkualitas dan juga dikerjakan oleh tenaga kerja yang professional membuat keinginan anda akan terpenuhi. Tidak hanya menerima jasa jahit mukena, tapi kami juga dapat mengerjakan jahit atau sablon Kaos, Kemeja, Seragam, Celana dll. Jadi, tunggu apalagi? Jika ada pertanyaan dan ingin segera dijawab pertanyaan tersebut, bisa langsung menghubungi 085697924402 atau bisa mendatangi langsung workshop kami di JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.