Memilih Bahan Yang Cocok Untuk Jilbab Syar’i

Jilbab syar’I, pernah mendengar nama itu? Mungkin sekarang ini banyak sekali yang tau jilbab syar’I karena sekarang banyak sekali yang memakainya. Banyak perempuan yang memakai jilbab ini sebagai penutup auratnya.

Jilbab syar’I sekarang sekarang ini merupakan peluang bisnis yang menguntungkan. Walaupun persaingan yang begitu ketat karena sudah banyak sekali toko-toko baik offline mauapun online yang menyediakan jilbab syar’i. Namun, permintaan pasar pun semakin tinggi hingga para penghasil jilbab syar’I berlomba-lomba untuk mengeluarkan ide-ide sehingga menghasilkan varian baru pada jilbab syar’i. Tapi, apa kalian pernah tau kalau bahan bahan jilbab syar’i itu ada beberapa macam? Nah, oleh karena itu Konveksi Baju Online akan menjelaskan sedikit tentang bahan yang cocok untuk jilbab syar’I, agar kalian tetap nyaman menggunakan jilbab syar’i!

  1. Bahan jersey
    Bahan ini merupakan bahan yang umum digunakan untu pembuatan jilbab syar’i. selain memiliki sifat yang lembut, adem, dan tebal serta jatuh, bahan jersey juga mudah dalam perawatannya serta tidak mudah kusut. Warna-warna yang tersedia pun beragam mulai dari bahan jersey polos, warna cerah, warna gelap, serta bahan jersey motif bunga atau polkadot.
  2. Bahan sifon
    Bahan kain sifon memiliki sifat yang tipis dan agak licin. Banyak produsen yang menjadikan bahan sifon ini untuk membuat jilbab syar’i model bergo atau pashmina. Bahannya yang ringan membuat wanita muslimah tidak merasa berat saat memakainya. Untuk menghindari kesan menerawang, maka biasanya jilbab syar’i bahan sifon dibuat two layer atau double layer. Sebenarnya bahan sifon ini agak panas jika digunakan saat siang hari. Untuk mengurangi rasa panas di kepala, sebaiknya gunakan inner atau ciput bahan kaos sebelum menggunakan jilbab syar’i sifon.
  3. Bahan kaos
    Bahan kaos sering juga digunakan untuk membuat jilba syar’i. kelebihan dari bahan ini yaitu sangat nyaman saat digunakan sebagai jilbab karena mudah menyerap keringat dan memiliki pori-pori yang besar. Sehingga rambut dan kulit kepala tidak mudah lembab. Namun bahan kaos mudah sekali mengendur dan melar. Untuk itu perlu berhati-hati dalam perawatannya. Harganya yang terjangkau membuat jilbab syar’i bahan kaos banyak diminati di pasaran.
  4. Bahan ceruti
    Bahan ceruti merupakan bahan kain yang mirip seperti bahan sifon dengan ciri khas tipis. Namun bahan ceruti lebih lembut dan mudah dibentuk. Variasi warna dari bahan ini juga beragam. Permukaan dari bahan ceruti terdapat bintik-bintik kecil seperti kulit jeruk tetapi halus. Jika dipakai, bahan ceruti terasa jatuh dan sedikit elastis. Hampir sama seperti sifon, karena tipis sebaiknya gunakan inner sebelum memakai jilbab syar’i bahan ceruti.
  5. Bahan spandek
    Bahan spandek juga sering digunakan sebagai bahan untuk membuat jilbab syar’i. kelebihan dari bahn ini adalah sifatnya yang elastis, dingin, dan memiliki daya serap yang tinggi serta tidak menerawang. Beberapa kelebihan tersebut membuat bahan spandek sangat cocok digunakan untuk segala aktivitas sehari-hari. Namun bahan spandek ini sangat mudah melar jika tak dicuci dengan benar.

Nah, diatas adalah beberapa contoh bahan yang bagus digunakan untuk jilbab syar’i. sebenarnya, tinggal kita saja yang memilih bahan apa yang nyaman dipakai dan cocok untuk digunakan. Mungkin setelah membaca ini kalian berfikir untuk membuat jilbab syar’i? Konveksi Baju Online bisa menjadi vendor kalian! Dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas, membuat jilbab syar’I yang dihasilkan berkualitas tinggi. Jika ada pertanyaan lebih lanjut bisa langsung menghubungi kontak 085697924402 atau bisa mendatangi langsung workshop kami di JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419