Kain Khas Nusantara, Kain Tapis Lampung

Kembali lagi dengan topic kain nusantara, kali ini Konveksi Baju Online akan membahas sedikit tentang kain Tapis. Seperti pada sebelum sebelumnya, Indonesia memiliki berbagai macam kain khas dari daerah daerahnya, seperti topic yang akan kita bahas kali ini. Kain tapis, kain khas Lampung,

Kain tradisional yang bernama kain tapis Lampung ini menjadi salah satu kebanggan masyarakat Lampung. Kain adat yang masih dibuat dengan peralatan sederhana ini terbuat dari kain yang berbahan benang katun dan sulaman emas/perak.

Keunikan kain Tapis Lampung yang membuatnya berbeda dengan kain tenun lainnya adalah terdapatnya sulaman yang menjadi hiasan motif pada kain. Sulaman yang berasal dari benang emas/perak ini menghias kain dengan berbagai motif, seperti motif alam, flora, dan fauna. Motif sulaman juga banyak mengandunng filosofi makna yang tinggi karena banyak menggambarkan makna budaya dan spiritualitas.

Kain Tapis kerap digunakan sebagai pakaian wanita suku lampung, kain tenun ini kebanyakan digunakan pada bagian pinggang kebawah dalam bentuk sarung. Jenis kain tapis lampung pun banyak macamnya yang dikategorikan berdasarkan jenis, asal dan  pemakainya.

Selain digunakan untuk busana adat, kain tapis lampung juga tampak cantik saat digunakan untuk busana modern seperti bolero atau blazer. Dapat pula dikombinasikan dengan bahan berwarna polos untuk mengimbangi warna emas dari kain tapis lampung yang tampak menyolok.

Untuk kain tapis Lampung yang kainnya tebal, dapat diolah menjadi outwear seperti blazer maupun sarung yang dikombinasikan dengan blus, tunik maupun kebaya. Untuk kain tapis Lampung yang bahan kainnya lebih ringan, cocok jika diolah menjadi busana pesta, cocktail atau setengah resmi berupa gaun dan blus. Untuk kain tapis yang lebarnya terbatas seperti selendang, bisa diolah menjadi busana yang simple seperti rok mini, dibuat obi, ikat pinggang maupun selendang untuk pemanis penampilan.

Jika ingin menggunakan kain tapis tanpa dilakukan pengguntingan kain, dapat menggunakan konsep draperi yaitu memainkan kain dengan alat bantu jarum, peniti, tali dan aksesoris lainnya.

Untuk perawatan kain tapis Lampung yang bahannya ringan, bisa dicuci dengan tangan dengan menggunakan sabun bayi, sampo atau sabun khusus. Namun akan lebih baik lagi jika menggunakan cara dry cleaning. Hindari pencucian yang terlalu sering, karena akan merusak warna benang dan detail sulaman. Hindari menjemur dibawah sinar matahari secara langsung dan saat menyetrika, gunakan setrika uap. Simpan busana yang terbuat dari kain tapis dengan cara menggantung dalam lemari, sedangkan untuk kain yang berupa lembaran sebaiknya disimpan dengan cara digulung, untuk menghindari kerusakan permanen pada kain karena lipatan.

Kain tapis harus bisa kita lestarikan, karena kain ini termasuk salah satu warisan yang kita punya. Butuh jasa konveksi? Konveksi Baju Online pilihannya!

 

Kain Khas Nusantara, Kain Tenun Endek Bali

Kain khas nusantara, kembali lagi ke topic kain nusantara. Kain di Indonesia banyak sekali ragamnya, dari model hinga paduan warnanya. Oleh sebab itu, kita harus bisa menjaga kain khas nusantara ini. Setiap daerah pasti setidaknya punya satu kain khas dari daerahnya. Sama halnya dengan kain endek dari Bali. Sebenarnya, banyak sekali kain kain khas nusantara namun focus kita kali ini akan membahas tentang kain endek yang merupakan kain khas bali.

Sebelumnya, kalian tau apa itu kain endek? Apa sih kain endek Bali?

Endek salah satu jenis kain tenun ikat yang ada di pulau Bali. Kain tenun Endek adalah yang paling populer diantara enam jenis kain tenun khas Bali. Sejarah kain Endek Bali memiliki makna simbolik yang sakral dan hanya boleh digunakan oleh orang – orang berkuasa di Bali. Seperti raja, keturunan raja, serta tokoh – tokoh agama.

Lain dulu lain sekarang, saat ini kain Endek sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Sudah banyak sekali beredar Endek cetakan pabrik dengan warna dan motif yang hampir sama. Harga kain Endek produksi mesin yang ditawarkan juga relatif murah. Perbedaan harga hampir setengah harga dari kain tenun Endek asli Bali. Hal ini kadang membuat orang tertipu karena tidak dapat membedakan kain Endek asli tenun dengan kain Endek hasil mesin.

Bagaimana dengan jenis kain Endek? Jenis kain Endek ada bermacam – macam, dibagi berdasarkan bahan yang digunakan dan daerah pengerajin tenun Endek di Bali. Mari kita lanjutkan mengenai sejarah kain Endek Bali.

Setelah mengetahui tentang Kain Endek, kalian penasaran gak sih sejarah Kain Endek ini?

SEJARAH KAIN ENDEK BALI

Kapan kain Endek Bali mulai dikenal? Sekitar tahun 1975 kain endek bali dikembangkan oleh pengerajin kain asal klungkung.Dimulai dari usaha kecil ibu – ibu rumah tangga di desa . Industri rumah tangga ini kemudian diikuti  beberapa daerah di Bali antara tahun 1985 – 1990. Setiap daerah menghasilkan motif kain yang berbeda dengan berbagai pilihan warna yang menjadikan ciri khas masing – masing pengerajin.

Pasang surut produksi  sempat terjadi kisaran tahun 2008 – 2010. Banyak penenun mengeluh, harga benang dan bahan dasar pembuatan  kain endek  yang mahal sehingga mereka tidak bisa memproduksi kain endek yang sesuai dengan permintaan pasar.

Semua usaha tersebut tentunya membuahkan hasil, karena Kain Endet tidak hanya terkenal di Bali saja, sekarang sudah tersebar ke luar Bali.

Diatas adalah penjelasan singkat tentang Kain Endek Bali. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

 

 

 

 

 

 

Kain Khas Nusantara, Kain Sasirangan

 

Konveksi Baju Online 085697924402

Kain Sasirangan, apa kalian tau kain yang satu ini? Darimana sih daerahnya? Terus ciri khasnya gimana?

Nah, kain sasirangan adalah kain khas nusantara yang berasal dari Banjar di Kalimantan Selatan. Desain/corak didapat dari teknik-teknik jahitan dan ikatan yang ditentukan oleh beberapa faktor, selain dari komposisi warna dan efek yang timbul antara lain : jenis benang/jenis bahan pengikat

Diatas adalah pengertian kain sasirangan menurut Wikipedia, lalu apa arti lebih kain sasirangan lebih lanjut?

Kain Sasirangan merupakan kain adat suku Banjar di Kalimantan Selatan yang diwariskan secara turun temurun sejak abad XII, saat Lambung Mangkurat menjadi Patih Negara Dipa. Cerita yang berkembang di masyarakat Kalimantan Selatan adalah bahwa kain Sasirangan pertama kali dibuat oleh Patih Lambung Mangkurat setelah bertapa 40 hari 40 malam di atas rakit Balarut Banyu.

Konon menjelang akhir tapanya, rakitnya tiba di daerah Rantau kota Bagantung. Di tempat ini, ia mendengar suara perempuan yang keluar dari segumpal buih. Perempuan itu adalah Putri Junjung Buih, yang kelak menjadi Raja di daerah ini. Sang Putri hanya akan menampakkan wujudnya jika permintaannya dikabulkan, yaitu sebuah istana Batung dan selembar kain yang ditenun dan dicalap (diwarnai) oleh 40 putri dengan motif wadi/padiwaringin. Kedua permintaan itu harus selesai dalam waktu satu hari. Kain yang dicalap itu kemudian dikenal sebagai kain sasirangan yang pertama kali dibuat

Kain sasirangan dipercaya memiliki kekuatan magis yang bermanfaat untuk pengobatan (batatamba), khususnya untuk mengusir roh-roh jahat dan melindungi diri dari gangguan makhluk halus. Agar bisa digunakan sebagai alat pengusir roh jahat atau pelindung badan, kain sasirangan biasanya dibuat berdasarkan pesanan

Di awal-awal kemunculannya, kain sasirangan mempunyai bentuk dan fungsi yang cukup sederhana, seperti ikat kepala (laung), sabuk dan tapih bumin (kain sarung) untuk lelaki, selendang, kerudung, udat (kemben), dan kekamban (kerudung) untuk perempuan

Seturut perkembangannya, kain ini juga digunakan sebagai pakaian adat yang dipakai oleh kalangan rakyat biasa ataupun keturunan bangsawan saat mengikuti upacara-upacara adat. Namun perkembangan zaman juga yang mengubah fungsi kain sasirangan dalam masyarakat Kalimantan Selatan. Nilai-nilai sakral yang terkandung di dalamnya seolah-olah ikut memudar tergerus arus globalisasi mode. Globalisasi menjadikan kain ini tidak hanya mengalami proses desakralisasi sehingga kemudian berubah menjadi pakaian sehari-hari, tetapi juga  semakin dilupakan.

Padahal bisa dikatakan kalau kain sasirangan merupakan salah satu bentuk perwujudan dari pengetahuan lokal masyarakat Kalimantan Selatan. Dengan mengenal sejarah kain sasirangan, kita bisa mengetahui beraneka macam nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat setempat. Seperti nilai tentang keyakinan, budaya, dan ekonomi

Seperti kain pada umumnya, kain sasirangan memiliki banyak motif, diantaranya: sarigading, ombak sinapur karang (ombak menerjang batu karang), hiris pudak (irisan daun pudak), bayam raja (daun bayam), kambang kacang (bunga kacang panjang), naga balimbur (ular naga), daun jeruju (daun tanaman jeruju), bintang bahambur (bintang bertaburan di langit), kulat karikit (jamur kecil), gigi haruan (gigi ikan gabus), turun dayang (garis-garis), kangkung kaombakan (daun kangkung), jajumputan (jumputan), kambang tampuk manggis (bunga buah manggis), dara manginang (remaja makan daun sirih), putri manangis (putri menangis), kambang cengkeh (bunga cengkeh), awan beriring (awan sedang diterpa angin), benawati (warna pelangi), bintang bahambur (bintang bertaburan di langit), turun dayang (garis-garis), dan sisik tanggiling

Kain sasirangan banyak tersedia di berbagai toko oleh-oleh yang ada di Kalimantan Selatan. Harganya ditentukan berdasar jenis kain dan motifnya. Semakin rumit motifnya maka semakin mahal juga harganya.

Kain sasirangan adalah satu dari banyak kain nusantara yang harus kita lestarikan. Oleh karena itu, kita juga harus mendukung para penenum kain ini agar kain khas dari daerah kita ini tidak hilang atau punah. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan kalian.

 

Tips Perawatan Kain Songket Dengan Benar

Konveksi Baju Online 085697924402

Kain songket, mungkin kain yang satu ini sudah sangat terkenal. Pamornya sudah sangat terkenal di masyarakat karena penyebarannya sudah ada dimana-mana. Kain songket pada sekarang ini bisa menjadi pilihan bisnis yang menguntungkan. Karena permintaannya yang tinggi di pasaran membuat kain ini bisa emnjadi primadona dalam berbisnis.

Kain songket sendiri memerlukan pengerjaan yang cukup lama, tergantung dari tingkat kesulitan motifnya. Biasanya memakan waktu satu minggu atau bahkan satu bulan. Dari pengerjaannya saja yang lama, membuat daya tari tersendiri bagi para pemakainya.

Mungkin banyak dari pembaca artikel ini yang mempunyai kain songket. Tapi, kalian pernah tau enggak sih perawatan kain ini? Kain songket juga harus ada perawatannya loh! Enggak sembarangan aja. Nah, pada kesempatan kali ini Konveksi Baju Online akan menjelaskan sedikit tentang bagaimana perawatan kain songket agar kain songket kesayangan kalian tetap awet dan terjaga.Karena saying kan kalau kain songket kalian harus rusak karena tidak tepat merawatnya. Nah, dibawah ini adalah tips merawat kain songket dengan baik.

  1. Setelah memakainya, sebaiknya kain songket langsung anda angin-anginkan dengan meletakkan bagian dalam dihadapkan ke luar. Kain songket jangan dijemur di bawah sinar matahari secara langsung, karena dapat menghilangkan kilap benang emas maupun perak yang ada pada kain.
  2. Untuk mencucinya, kain songket sebaiknya tidak dicuci dengan menggunakan mesin cuci dan deterjen. Mencucinya bisa dengan dry clean atau dibasahi dengan air saja. Jangan pula memerasnya.
  3. Apabila anda ingin menyetrika kain songket, maka sebaiknya lapisi terlebih dahulu dengan kain halus. Jangan menggunakan suhu yang tinggi karena bisa menghilangkan kilap emas maupun peraknya. Jadi gunakanlah suhu yang paling rendah saja.
  4. Untuk menyimpannya, kain songket sebaiknya diganutng dan bukannya dilipat. Karena apabila dilipat dan bertumpuk dengan kain lain, nantinya lipatannya akan berbekas. Sehingga benang-benang akan akan mudah terpisah dan bisa putus. Atau anda juga bisa menggulungnya dan dilapisi dengan kertas minyak putih. Jangan menggunakan plastik karena dapat membuat songket lembab dan berjamur. Setelah digulung dan dilapisi kertas minyak, masukkan dalam kotak khusus penyimpanan.
  5. Untuk menghindari kutu dan jamur, janganlah menyemprotkan bahan kimia langsung ke kain songket. Karena akan menimbulkan noda yang tidak bisa hilang. Anda bisa menggunakan biji merica atau lada yang ditaruh dalam plastik dan dilubangin kecil-kecil. Setelah itu gantungkan di dekat area penyimpanan songket.

 

Nah, diatas adalah penjelasan sedikit tentang perawatan kain songket. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

 

 

 

Memilih Bahan Yang Cocok Untuk Jilbab Syar’i

Jilbab syar’I, pernah mendengar nama itu? Mungkin sekarang ini banyak sekali yang tau jilbab syar’I karena sekarang banyak sekali yang memakainya. Banyak perempuan yang memakai jilbab ini sebagai penutup auratnya.

Jilbab syar’I sekarang sekarang ini merupakan peluang bisnis yang menguntungkan. Walaupun persaingan yang begitu ketat karena sudah banyak sekali toko-toko baik offline mauapun online yang menyediakan jilbab syar’i. Namun, permintaan pasar pun semakin tinggi hingga para penghasil jilbab syar’I berlomba-lomba untuk mengeluarkan ide-ide sehingga menghasilkan varian baru pada jilbab syar’i. Tapi, apa kalian pernah tau kalau bahan bahan jilbab syar’i itu ada beberapa macam? Nah, oleh karena itu Konveksi Baju Online akan menjelaskan sedikit tentang bahan yang cocok untuk jilbab syar’I, agar kalian tetap nyaman menggunakan jilbab syar’i!

  1. Bahan jersey
    Bahan ini merupakan bahan yang umum digunakan untu pembuatan jilbab syar’i. selain memiliki sifat yang lembut, adem, dan tebal serta jatuh, bahan jersey juga mudah dalam perawatannya serta tidak mudah kusut. Warna-warna yang tersedia pun beragam mulai dari bahan jersey polos, warna cerah, warna gelap, serta bahan jersey motif bunga atau polkadot.
  2. Bahan sifon
    Bahan kain sifon memiliki sifat yang tipis dan agak licin. Banyak produsen yang menjadikan bahan sifon ini untuk membuat jilbab syar’i model bergo atau pashmina. Bahannya yang ringan membuat wanita muslimah tidak merasa berat saat memakainya. Untuk menghindari kesan menerawang, maka biasanya jilbab syar’i bahan sifon dibuat two layer atau double layer. Sebenarnya bahan sifon ini agak panas jika digunakan saat siang hari. Untuk mengurangi rasa panas di kepala, sebaiknya gunakan inner atau ciput bahan kaos sebelum menggunakan jilbab syar’i sifon.
  3. Bahan kaos
    Bahan kaos sering juga digunakan untuk membuat jilba syar’i. kelebihan dari bahan ini yaitu sangat nyaman saat digunakan sebagai jilbab karena mudah menyerap keringat dan memiliki pori-pori yang besar. Sehingga rambut dan kulit kepala tidak mudah lembab. Namun bahan kaos mudah sekali mengendur dan melar. Untuk itu perlu berhati-hati dalam perawatannya. Harganya yang terjangkau membuat jilbab syar’i bahan kaos banyak diminati di pasaran.
  4. Bahan ceruti
    Bahan ceruti merupakan bahan kain yang mirip seperti bahan sifon dengan ciri khas tipis. Namun bahan ceruti lebih lembut dan mudah dibentuk. Variasi warna dari bahan ini juga beragam. Permukaan dari bahan ceruti terdapat bintik-bintik kecil seperti kulit jeruk tetapi halus. Jika dipakai, bahan ceruti terasa jatuh dan sedikit elastis. Hampir sama seperti sifon, karena tipis sebaiknya gunakan inner sebelum memakai jilbab syar’i bahan ceruti.
  5. Bahan spandek
    Bahan spandek juga sering digunakan sebagai bahan untuk membuat jilbab syar’i. kelebihan dari bahn ini adalah sifatnya yang elastis, dingin, dan memiliki daya serap yang tinggi serta tidak menerawang. Beberapa kelebihan tersebut membuat bahan spandek sangat cocok digunakan untuk segala aktivitas sehari-hari. Namun bahan spandek ini sangat mudah melar jika tak dicuci dengan benar.

Nah, diatas adalah beberapa contoh bahan yang bagus digunakan untuk jilbab syar’i. sebenarnya, tinggal kita saja yang memilih bahan apa yang nyaman dipakai dan cocok untuk digunakan. Mungkin setelah membaca ini kalian berfikir untuk membuat jilbab syar’i? Konveksi Baju Online bisa menjadi vendor kalian! Dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas, membuat jilbab syar’I yang dihasilkan berkualitas tinggi. Jika ada pertanyaan lebih lanjut bisa langsung menghubungi kontak 085697924402 atau bisa mendatangi langsung workshop kami di JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419

 

 

 

 

Konveksi Baju Abaya Yang Ada Di Jakarta

Pernah tidak mendengar nama ‘Baju Abaya’ pasti pernah kan? Di jaman sekarang ini sudah banyak sekali yang memakai baju yang satu ini. Seperti halnya di Jakarta sudah banyak sekali yang memakai baju model ini. Banyak juga konveksi baju abaya di Jakarta, karena Jakarta termasuk ibu kota Indonesia membuat para perusahaan dari yang kecil hingga besar mengeluarkan produk pakaian ini. Nah, sebelumnya sudah pada tau belum baju Abaya itu apa? Sebenarnya apa bedanya sih dengan baju gamis? Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini Konveksi Baju Online akan menjelaskan sedikit tentang apasih yang dimaksud dengan baju abaya dan juga menjelaskan secara singkat perbedaannya dengan baju gamis. Yuk simak terus artikel ini,

Sejarah Singkat Busana Muslim Abaya

Busana Abaya tradisional berwarna hitam polos dikenakan oleh perempuan Muslim untuk menutup pakaian biasa mereka, busana muslim abaya digambarkan sebagai jubah seperti lengan panjang dan itu adalah bentuk tradisional pakaian bagi banyak negara di jazirah Arab termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Di Iran abaya disebut sebagai chador dan di Asia Selatan di sebut sebagai burqa.

Abaya menutupi seluruh tubuh kecuali wajah, kaki, dan tangan. Hal ini dapat dikenakan dengan niqab, atau cadar bagi wajah yang mencakup semua terkecuali mata. Asal-usul abaya tidak jelas, Beberapa berpikir bahwa itu sudah ada selama 4000 tahun yang lalu di peradaban kuno Mesopotamia dan ketika Islam muncul pada abad ketujuh, agama menyerap gaya busana abaya ke dalam budaya lokal mereka, dan mungkin di karenakan tradisi berpakaian para wanita Arab Jahiliyah.

pada umumnya busana muslim model gamis dan abaya tidak jauh berbeda, karena kedua jenis busana ini sama-sama memiliki panjang dan longgar yang menutupi tubuh.

Model gamis biasanya akan berbentuk semacam dress yang panjang dan longgar. Sementara Abaya merupakan sepotong pakaian panjang yang biasa digunakan diluar atau diatas pakaian

Model abaya juga hampir mirip seperti dress yang longgar dan beberapa lainnya seperti jubah panjang.

Nah, diatas adalah penjelasan singkat tentang baju Abaya. Bisnis baju abaya ini bisa menguntungkan, karena sekarang ini popularitas baju abaya sudah termasuk bersaing dengan gamis di Indonesia. Dan bisnis baju Abaya ini patut dilirik karena sudah banyaknya permintaan pasar untuk membeli pakaian yang satu ini. Pembaca mungkin berfikir atau tertarik memulai bisnis ini namun bingung untuk mencari jasa pembuatan baju ini? Konveksi Baju Online siap mewujudkan bisnis kalian! Konveksi baju online melayani jasa jahit baju abaya dengan berbagai macam variasi warna. Bukan Cuma itu, konveksi baju online juga menerima jasa pembuatan kaos, seragam, celana dll loh! Tunggu apalagi? Jika ada pertanyaan lebih lanjut bisa langsung menghubungi 085697924402 atau bisa mendatangi langsung workshop kami di JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419

.

Jasa Jahit Yang Paling Murah Di Jakarta

Pakaian, hal yang termasuk kategori sandang ini merupakan kebutuhan primer. Semua orang butuh pakaian, apapun bentuknya itu pakaian berguna untuk menutupi atau melindugi diri entah dari panas ataupun dingin. Banyak sekali model pakaian pada era modern ini. Perusahaan dari yang besar sampai yang kecil berlomba lomba utnuk mengeluarkan produk pakaian terbaiknya.

Jaman sekarang, sudah mulai banyak sekali jasa jahit entah itu sekedar penjahit rumahan biasa atau bahkan jasa konveksi.

Jasa jahit juga suda sangat tersebar diberbagai daerah, seperti halnya jasa jahit di Jakarta. Jakarta, siapa sih yang gak kenal dengan kota metropolitan ini? Jakarta adalah ibu kota dari negar yang kita cintai ini yaitu, Indonesia.

Lalu, kalian sendiri tau gak sih Jakarta itu pengertiannya apa ya? Yuk simak penjelasannya dibawah.

Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) adalah ibu kota negara dan kota terbesar di Indonesia. Jakarta merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki status setingkat provinsi. Jakarta terletak di pesisir bagian barat laut Pulau Jawa. Dahulu pernah dikenal dengan beberapa nama di antaranya Sunda Kelapa, Jayakarta, dan Batavia. Di dunia internasional Jakarta juga mempunyai julukan J-Town, atau lebih populer lagi The Big Durian karena dianggap kota yang sebanding New York City (Big Apple) di Indonesia. Jakarta memiliki luas sekitar 661,52 km² (lautan: 6.977,5 km²), dengan penduduk berjumlah 10.374.235 jiwa (2017).[3] Wilayah metropolitan Jakarta (Jabodetabek) yang berpenduduk sekitar 28 juta jiwa, merupakan metropolitan terbesar di Asia Tenggara atau urutan kedua di dunia.

Sebagai pusat bisnis, politik, dan kebudayaan, Jakarta merupakan tempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaan swasta, dan perusahaan asing. Kota ini juga menjadi tempat kedudukan lembaga-lembaga pemerintahan dan kantor sekretariat ASEAN. Jakarta dilayani oleh dua bandar udara, yakni Bandara Soekarno–Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma, serta tiga pelabuhan laut di Tanjung Priok, Sunda Kelapa, dan Ancol.

Nah, diatas adalah pengertian Jakarta menurut Wikipedia. Balik lagi ke topic yang pertama, ada gak sih jasa jahit murah di Jakarta? Oh, jawabannya ada! Dimana sih? Abyad Apparel pro. Abyad Apparel Pro mematok harga yang relative terjangkay tapi tidak menurunkan kualitas bahannya. Abyad Apparel Pro mengunakan bahan-bahan kualitas premium dan juga dikerjakan oleh SDM yang handal pada bidangnya membuat Abyad Apparel Pro cocok sebagai pilihan jahit menjahit anda. Abyad Apparel Pro mengerjakan apa ajasih? Abyad Apparel Pro melayani jasa jahit kaos, seragam, jilbab, mukena, kemeja dll. Jika kalian  berminat atau ada pertanyaan yang ingin dijawab bisa langsung menghubungi 085697924402 atau bisa mendatangi langsung workshop kami di JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419

 

Awal Mula Mukena Dan Penjelasan Lengkap Tentang Mukena

Mukena, pernahkah kalian mendengar nama benda satu ini? Lalu, apa yang ada dipikiran kalian setelah mendengar kata tersebut? Penutup kah? Fashion kah?

 

Pada era sekarang ini, mukena menjadi salah satu pakaian pendukung yang beguna sebagai penutup aurat saat beribadah.  Pernahkah mendengar tentang mukena custom atau mukena buatan sendiri dengan  desain sendiri? Jasa jahit sekarang banyak yang sudah menerima jasa jahit mukena, karena permintaan yang cukup bagus membuat para penjahit baik itu penjahit rumahan, konveksi atau garmen. Berlomba lomba untuk membuat berbagai macam mukena dengan berbagai macam variasi warna.

Lalu, kalian tau gak sih awal mula mukena atau sejarahnya mukena itu bisa ada itu gimana sih? Oleh karena itu yuk simak artikel dibawah ini agar lebih tau mengenai awal mulanya mukena. So check this out!

Sebelum mengetahui awal mulanya mukena, kalian pasti penasaran kan apa arti dari mukena itu sendiri? Menurut Wikipedia, Mukena adalah busana perlengkapan shalat untuk perempuan muslim khas Indonesia. Sebenarnya dalam Islam tidak ada peraturan terperinci mengenai busana macam apa yang selayaknya dipakai untuk shalat, yang ada hanyalah prinsip-prinsip umum bahwa busana untuk shalat hendaknya menutupi aurat dan bersih dari noda atau kotoran. Mukena adalah produk budaya khas Indonesia, konon merupakan hasil adaptasi yang dilakukan oleh para wali zaman dahulu. Ketika itu cara berbusana perempuan Indonesia adalah mengenakan kemben yang memperlihatkan dada bagian atas hingga kepala, untuk menyesuaikan dengan cara berbusana Islam maka dibuatlah mukena yang sederhana akan tetapi bisa mentupi seluruh anggota badan kecuali wajah dan telapak tangan.

Secara umum ada 3 macam jenis mukena yaitu one piece (terusan), abaya dan two piece.

Pada perkembangannya seiring dengan kemajuan teknologi di bidang tekstil, maka model, warna dan corak mukena pun mengalami perubahan terus menerus.

Pada awalnya, mukena itu lebih memilih warna klasik seperti warna putih dengan corak dan motif yang cukup standar, dikarenakan mukena sendiri bisa dibilang hanya sebagai penutup saat shalat.

Mukena adalah busana perlengkapan shalat untuk perempuan muslim khas Indonesia. Mukena adalah produk budaya khas Indonesia, konon merupakan hasil adaptasi yang dilakukan oleh para wali zaman dahulu. Ketika itu cara berbusana perempuan Indonesia adalah mengenakan kemben yang memperlihatkan dada bagian atas hingga kepala, untuk menyesuaikan dengan cara berbusana Islam maka dibuatlah mukena yang sederhana akan tetapi bisa mentupi seluruh anggota badan kecuali wajah dan telapak tangan.

Mukena sebenarnya merupakan hasil  perpaduan busaya tradisional pulau jawa dengan masuknya islam ke Indonesia. Pada awal sebelum Islam masuk ke Indonesia, wanita Jawa umumnya berpakaian kain panjang tanpa dijahit dan kemben dililit. Setelah para penyebar Islam masuk seperti Wali Songo, berdakwah dengan cara mengatur tata cara berpakaian kaum wanita Jawa. Yang kemudian timbul berbagai macam gagasan.

Wali Songo berkompromi dengan kaum wanita ada saat itu tentang penggunaan mukena. Setelah itu didapat hasil yakni yang boleh terlihat hanya telapak tangan dan wajah saja seperti yang kita ketahui pada saat ini, Penggunaan mukena juga tidak boleh memperlihatkan bentuk tubuh. Jadi, kalau kalian lihat wanita berhijab syar’i yang jilbabnya super panjang dan bajunya lebar banget itu sah-sah aja kalau shalat, karena auratnya tertutup semua.

Seperti halnya Kewajiban mengenakan jilbab bagi wanita muslim amat mungkin sudah diketahui sejak lama. Sebab telah banyak ulama-ulama Nusantara yang menuntut ilmu di Tanah Suci. Ilmu yang ditimba di tanah suci, disebarkan kembali ke tanah air oleh para ulama tersebut. Kesadaran untuk menutup aurat sendiri, pastinya dilakukan setidaknya ketika perempuan sedang sholat . G.F Pijper mencatat, istilah ‘Mukena’, setidaknya telah dikenal sejak tahun 1870-an di masyarakat sunda. Meskipun begitu, pemakaian jilbab dalam kehidupan sehari-hari tidak serta merta terjadi di masyarakat

Penggunaan mukena dengan model atasan dan bawahan, pada umumnya hanya dapat ditemui di Indonesia, Malaysia, dan Filiphina. Sehingga dapat dikatakan bahwa mukena merupakan budaya Islam Melayu. Di Malaysia sendiri mukena disebut dengan telekung. Dan selain Islam Melayu, kaum wanita di negara lain biasanya hanya mengenakan baju rapi panjang dan tak berbentuk yang pakaiannya menutup auratnya.

Kalian tau? Dengan menggunaka n mukena itu sendiri kita sudah termasuk untuk melestarikan kebudayaan tanah air.

Nah, diatas adalah penjelasan singkat tentang mukena. Bisnis mukena pada sekarang ini termasuk bisnis menguntungkan sama seperti hal-nya jilbab. Dengan adanya permintaan pasar yang tinggi, membuat bisnis ini cukup menggiurkan. Bagaimana tidak? Banyak produsen mukena yang sudah meraup omset cukup bagus.

Kalian mungkin bertanya Tanya, dimana sih jasa jahit mukena yang bisa mengikuti sesuai kemauan kita? Konveksi Baju Online bisa menjadi pilihan. Menggunakan bahan bahan berkualitas dan juga dikerjakan oleh tenaga kerja yang professional membuat keinginan anda akan terpenuhi. Tidak hanya menerima jasa jahit mukena, tapi kami juga dapat mengerjakan jahit atau sablon Kaos, Kemeja, Seragam, Celana dll. Jadi, tunggu apalagi? Jika ada pertanyaan dan ingin segera dijawab pertanyaan tersebut, bisa langsung menghubungi 085697924402 atau bisa mendatangi langsung workshop kami di JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.

Penjelasan Paling Lengkap Tentang Celana

 

Celana, siapa sih yang gak tau benda satu ini? Pasti kamu yang membaca artikel ini juga pasti pakai celana, kan?

Ya, benda satu ini termasuk kebutuhan primer karena termasuk sandang. Lalu kalian sendiri tau gak sih arti celana itu sendiri?

Menurut Wikipedia, celana  adalah pakaian luar yang menutup pinggang sampai mata kaki, kadang-kadang hanya sampai lutut, yang membungkus batang kaki secara terpisah, terutama merupakan pakaian lelaki.

Lalu mungkin kalian akan bertanya-tanya, ada gak sih jasa jahit celana? Eits, sebelum tau itu, yuk kita simak dulu penjelasan singkat tentang awal mulanya celana. Check this out!

Sejarah dan Perkembangan Asal Usul Celana di Dunia – Sama seperti poncho, celana juga merupakan salah satu bentuk dasar busana yang berkembang di Indonesia. Celana merupakan bagian busana yang berfungsi untuk menutupi tubuh bagian bawah, mulai dari pinggang, pinggul dan kedua kaki. Bentuk dasar celana dibuat dari bahan berbentuk segi empat yang dilipat dua mengikuti panjang kain dan bagian lipatan tersebut digunting dan dijahit pada kedua sisinya.

Untuk lobang kaki sampai paha dibuat guntingan pada bagian tengahnya yang kemudian dijahit, sehingga ada lobang untuk kaki. Pada bagian pinggang dibuat lajur untuk memasukkan tali sebagai penahan celana pada pinggang. Celana seperti ini masih banyak ditemui dan dipakai oleh wanita di Aceh.

Bentuk ini muncul untuk melengkapi pakaian kaftan yang biasanya dibuat menutupi seluruh tubuh, sehingga timbul ide untuk memisahkan busana bawah dan atas. Busana atas disebut tunik dan bawah dikenal dengan rok. Dari rok inilah dirubah menjadi bentuk celana yang diberi lobang untuk memasukkan kaki. Celana biasa dipakai oleh wanita dan laki-laki seperti di Albania, Persia, Tiongkok, Tunisia, dan Arab Saudi.

Bentuk celana bermacam-macam, ada yang longgar seperti celana perempuan Turki dan ada yang sempit seperti celana kuli di Jepang. Pada abad ke 18 muncul celana yang panjangnya sampai lutut yang dikenal dengan culotte. Pada akhir abad ke 18 perkembangan bentuk celana dipengaruhi oleh budaya barat sehingga muncul celana pantaloons, yaitu celana panjang yang sampai mata kaki.

Berdasarkan bentuk dasar busana di atas maka berkembanglah bentuk-bentuk busana yang kita kenal sekarang, yang sudah disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Bahkan sampai sekarang celana itu sudah jadi pakaian umum karena memang keberadaannya sangat dibutuhkan bagi masyarakat di dunia. Bukan hanya melindungi diri dari terik matahari tapi melindungi diri dari rasa malu, iya kan?

Lalu bagaimana sih perkembangan awalnya muncul celana Jeans, Levi’s dan kantong kecilnya?

Awal mulanya berawal dari seorang pemuda. Ialah seorang yang bernama Levi Strauss yang memulai cerita ini, seorang pemuda berumur 20 tahun yang berasal dari Bavaria, Eropa. Strauss berangkat ke San Fancisco pada tahun 1980-an dengan bermodal beberapa potong tekstil yang akan dijual ke Barat. Pada saat itu di Amerika sedang demam tambang emas, dan Strauss mencoba peruntungannya dengan menjual tekstilnya kepada para penambang emas.

 

Strauss berhasil menjual seluruh barangnya kecuali tenda-tenda yang terbuat dari kanvas.Kemudian dari sisa potongan kanvas tersebut, Strauss membuat beberapa potong celana untuk kemudian dijual kembali kepada para pekerja tambang. Dan ternyata para pekerja tambang tersebut menyukai celana kanvas buatan Strauss, hal ini disebabkan celana kanvas tahan lama, tidak mudah rusak ataupun sobek. Karena celana kanvas buatan Strauss laku keras, ia mulai berimprovisasi dengan menggunakan bahan yang lain yang ia pesan dari Genoa, Italia. Para pemintal di Genoa menyebut bahan yang ia pesan tersebut dengan nama “genes” dan oleh Strauss diubah menjadi “ bluejeans” setelah ia mencelupnya dengan warna indigo.

Dari sinilah Strauss mulai memproduksi calana jeans dalam jumlah yang banyak, dan para penambang pun ketagihan dengan celana buatan Strauss hingga muncul istilah “those pants of Levi’s” (celana si Levi). Setelah itu tercetuslah merk dagang bernama “Levi’s”, yang merupakan merk dagang celana jeans pertama di dunia.

Dalam waktu singkat celana Levi’s menjadi celana resmi para penambang, dan celana ini kian popular di kalangan pekerja tambang, Sehingga akhirnya menjadi simbol status ekonomi yang diasosiasikan dengan celana kelas pekerja. Di tahun 1920, Levi’s Waist Overalls menjadi produk celana kerja yang paling laku di bagian Selatan Amerika, dan walau sekarang bahannya sudah digantikan dengan denim namun banyak orang masih menyebutnya sebagai celana jeans.

Popularitas jeans semakin melebar setelah adanya film cowboy pada tahun 1930-an, film ini sangat mendongkrak kepopuleran jeans dikarenakan para pemain pada film cowboy menggunakan bahan jeans untuk kostumnya. Dalam waktu yang relatif singkat para lelaki baik tua maupun muda berusaha meniru jagoan mereka dengan ikut mengenakan jeans. Jeans naik daun kala itu dan membuat citra jeans yang dulu hanya menjadi celana kelas pekerja menjadi sebuah simbol penampilan yang casual.

Penggunaan jeans semakin meluas pada masa perang dunia, dimana para serdadu Amerika kala itu mengenakannya sebagai seragam selagi tidak bertugas. Dan setelah perang dunia lebih tepatnya pada tahun 1950-an jeans mendadak menjadi ”must have item” di kalangan anak muda Amerika, hal ini dipicu karena penampilan artis James Dean yang terlihat keren dengan jeansnya dan menciptakan trend baru di kalangan anak muda. Trend kembali bergulir di tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an. Gaya hidup menggelandang ala hippy menciptakan kreasi baru. Gadis-gadis hippy suka mengenakan jeans yang dihiasi dengan sulaman atau lukisan cat.

 

Dan cerita jeans tidak berhenti di situ, jeans benar-benar menjadi trend berkualitas setelah pada tahun 1980-an para perancang top dunia seperti Armani, Klein dan Versace mulai mengangkat jeans sebagai bahan yang bisa tampil anggun dengan rancangan mereka. Kini penggunaan jeans benar-benar meluas dan bahkan telah sampai untuk seragam santai (dress down friday) yang biasa digunakan setiap jum’at untuk ke kantor.

Saat ini jeans telah menjadi bagian dari kehidupan kita, dan tidak hanya dimonopoli oleh kalangan pekerja tambang seperti pada zaman dahulu. Kini jeans telah benar-benar dapat masuk ke seluruh kalangan masyarakat tanpa memadang statusnya. Dan secara tidak langsung Levi Strauss telah menciptakan sejarah pada peradaban manusia, yakni menciptakan sebuah trend mode yang mampu diterima oleh semua kalangan. Tidak salah jika Levi Strauss menjadi sebuah legenda hidup yang akan selalu diingat di dunia fashion.

Sudah mengerti maksud dari celana itu dan awal mulanya? Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi pembelajaran.

Penasaran tempat jasa jahit celana yang terjangkau dimana? Konveksi Baju Online pilihannya! Jika ada pertanyaan lebih lanjut, bisa hubungi ke 085697924402 atau bisa datang langsung ke workshop kami di JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419. .

Penjelasan Paling Lengkap Tentang Jasa Jahit.

 

Apa yang kalian pikirkan bila mendengar kata “Jahit”? Menjahit? Penjahit? Atau jasa jahit? Mungkin kalian akan bertanya-tanya tentang darimana sih jahit itu dimulai? Oleh karena itu, coba simak artikel dibawah agar lebih tau apa yang dimaksud jahit itu sendiri. So, check this out!

Menjahit adalah pekerjaan menyambung kain, bulu, kulit binatang, pepagan, dan bahan-bahan lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan memakai jarum tangan atau dengan mesin jahit. Orang yang bekerja menjahit pakaian disebut penjahit. Penjahit pakaian pria disebut tailor, sedangkan penjahit pakaian wanita disebut modiste. Pendidikan menjahit dapat diperoleh di kursus menjahit atau sekolah mode.

Produk jahit-menjahit dapat berupa pakaian, tirai, kasur, seprai, taplak, kain pelapis mebel, dan kain pelapis jok. Benda-benda lain yang dijahit misalnya layar, bendera, tenda, sepatu, tas, dan sampul buku.

Di industri garmen, menjahit sebagian besar dilakukan memakai mesin jahit. Di rumah, orang menjahit memakai jarum tangan atau mesin jahit. Pekerjaan ringan yang melibatkan jahit-menjahit di rumah misalnya membetulkan jahitan yang terlepas, menisik pakaian, atau memasang kancing yang terlepas. Sebagai seni kriya, orang menjahit untuk membuat saputangan, serbet, bordir, hingga boneka isi dan kerajinan perca.

Setelah tau maksud dari jahit atau menjahit itu sendiri, pasti kalian penasaran kan gimana sih rposes menjahitnya? Untuk proses menjahit pakaian itu senduri ada 4 proses, lebih jelasnya coba cek penjelasan dibawah ini:

Pekerjaan menjahit pakaian terdiri dari tahap pembuatan pola, pemotongan bahan, dan menjahit..

Pembuatan pola

Dalam istilah desain busana, pola adalah bagian-bagian pakaian yang dibuat dari kertas untuk dijiplak ke atas kain sebelum kain digunting dan dijahit. Pola dasar dibuat berdasarkan model pakaian, dan ukurannya disesuaikan dengan ukuran badan pemakai. Ada dua teknik utama dalam membuat pola dasar[1]: konstruksi datar yang menggambar pola di atas kertas dengan memakai pengukuran-pengukuran yang akurat, dan konstruksi padat (pola draping) yang membuat pola memakai kain muslin atau belacu di atas boneka jahit. Metode menggambar pola sesuai nama pencipta metode, misalnya Dressmaking dan So-En dari Jepang, atau Danckaerts dan Cuppens Geurs dari Belanda. Majalah wanita juga sering memuat pola siap pakai (pola jadi) berikut instruksi cara menjahitnya.

Pemotongan bahan

Setelah pola disematkan ke kain dengan jarum pentul, kain digunting sesuai pola yang dijadikan contoh. Dalam produksi pakaian secara massal, kain dipotong dengan mesin potong. Sebelum pola dilepas dari bahan, garis-garis dan tanda-tanda pada pola dijiplak ke atas kain dengan bantuan rader, karbon jahit, dan kapur jahit.

Pekerjaan menjahit

Setelah kain digunting, potongan kain disambung dengan memakai jarum tangan atau mesin jahit. Dalam menjahit dikenal sejumlah teknik jahitan, misalnya tusuk balik (setik balik), tusuk rantai, dan tusuk tangkai. Selain itu dikenal jahitan kampuh untuk menyambung dua helai kain menjadi satu, dan teknik menjahit kelim. Walaupun jahitan mesin lebih rapi daripada jahitan tangan, tidak semua teknik jahitan dapat dilakukan dengan mesin. Setelah pakaian selesai dijahit, bagian tepi kampuh yang bertiras dirapikan dengan mesin obras agar benang-benang kain tidak terlepas.

Penyelesaian akhir

Setelah selesai, pakaian sering perlu dilicinkan dengan setrika di atas papan setrika. Penyetrikaan bagian-bagian yang sulit seperti lengan baju dilakukan dengan bantuan bantal setrika.

Penjelasan diatas cukup bisa dimengerti, kan? Jadi diatas adalah contoh tentang bagaimana menjahit itu sendiri. Lalu, apa ada teknik yang dipakai untuk menjahit? Ada! Teknik menjahit itu dasarnya adalah Benang dan jarum ditusukkan ke kain untuk membuat berbagai bentuk jahitan sehingga dikenal berbagai jenis tusuk atau setik. Tusuk jelujur dan setik jelujur misalnya, mengacu kepada teknik menjahit dan menyulam yang sama.

Menjahit juga biasanya memerlukan beberpa alat seperti pada perkerjaan pada umumnya, berikut ini kami sebutkan beberapa alat jahit yang umumnya dipakai oleh penjahit rumahan, konveksi ataupun garmen. Alatnya sendiri ada Benang, Gunting, Jarum Jahit, jarum Pentul, Bantalan Jarum, Mesin Jahit, Spul, Pendedel (Pembuka Jahitan), Bidal (Topi Jari), sekoci, Sepatu jahit, Mesin obras, Mesin rumah kancing, Mesin pasang kancing, Mesin som, Mesin plisket, Alat ukur, Alat potong, Alat penanda kain, pensil dll.

Jarum, seperti yang kita ketahui jarum sudah sangat melekat dengan kegiatan jahit menjahit. Jarum jahit sendir adalah  alat menjahit berbentuk batang yang salah satu ujungnya runcing, dan memiliki mata jarum sebagai lubang lewatnya benang. Pada zaman kuno, jarum dibuat dari tulang hewan atau kayu. Jarum jahit modern dibuat dari kawat baja karbon tinggi berlapis nikel atau emas sebagai pencegah korosi.

Jarum untuk menjahit dengan tangan (jarum tangan) memiliki mata jarum pada bagian pangkal. Jarum pentol digunakan untuk menyematkan pola pada bahan. Ketika tidak sedang digunakan, jarum pentol dan jarum tangan ditusukkan ke bantal jarum untuk mencegah cedera.

Ukuran jarum jahit dinyatakan dengan nomor pada kotak jarum atau kemasan. Menurut konvensi, makin kecil nomor jarum, makin besar pula ukuran jarum. Jarum nomor 1 lebih panjang dan berdiameter jauh lebih besar dibandingkan jarum nomor 10 yang lebih pendek dan berdiameter lebih kecil.

Jarum sendiri memiliki beberapa jenis, contohnya adalah sebagai berikut ini:

Jarum serbaguna ( Jarum Sharp )

Jarum untuk menjahit dengan tangan. Ujung jarum tajam, mata jarum bundar, dan panjangnya sedang.

Jarum wol atau Jarum bordir

Serupa dengan jarum sharp, namun memiliki mata jarum yang lebih panjang agar mudah memasukkan beberapa helai benang sekaligus atau benang sulam dari wol.

Jarum mesin jahit (untuk mesin jahit manual, semiotomatis dan otomatis.

Diatas adalah penjelasan singkat mengenai dunia jahit menjahit. Semoga artkel ini bermanfaat sebagai pembelajaran dan juga pengetahuan tentang bagaimana dunia jahit menjahit itu sendiri.

Mungkin kalian bertanya, ada gak sih tempat jasa jahit yang terjangkau namun berkualitas bagus? Jawabanya ada! “Konveksi Baju Online” bisa menjadi pilihan kalian. Dengan menggunakan bahan-bahan terbaik dan juga berkualitas serta harga yang terjangkau. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, bisa menghubungi 085697924402 atau bisa mendatangi langsung workshop kami di JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.

 

.