Mengetahui Kain Tulle

Konveksi Baju Online 085697924402

Kain Tulle, setelah mendengar nama dari salah satu jenis kain ini apakah ada yang terlintas dipikiran kalian? Atau mungkin kalian memiliki pakaian yang terbuat dari kain ini? Mungkin banyak dari kalian yang belum mengetahui tentang kain yang satu ini atau belum sadar karena mendengar namanya sedikit asing. Namun, biasanya kain tulle digunakan untuk mmebuat gaun pengantin atau pakaian ballet loh! Nah, apa kalian sekarang setidaknya udah ada gambran? Simak artikelnya yuk biar lebih mengetahuin kain tulle ini!

Kain tulle tidaklah asing di penglihatan kita banyak sekali gaun pernikahan dan kostum balet pada umumnya. Yang di disaign menggunakan dari bahan kain tulle. Kian tulle atau bisa disebut sebagai tille adalah jenis kain berbentuk jala dengan lubang kecil – kecil. Dan jenis kain seperti ini sangatlah ringan, kuat dan tahan lama. Ada dua jenis tekstur kain yang di miliki oleh kain tulle. Jenis tekstur yang pertama ada kain tulle yang kaku dan kain tulle yang lembut.

Tulle/ Tile/ Net adalah jenis kain yang sama namun di setiap masing kain tersebut memiliki perbedaan nya masing – masing yang menyamakan antara kain – kain ini adalah suatu tekstil yang di hasilkan melalui mesin Rachel knit (rajut lusi) yaitu berupa kain yang sangat ringan berbentuk net (jarring). Selain itu tulle juga memiliki beberapa ragam jenis, ada tulle polos da nada juga tulle yang dihiasi dengan gliter serta manik – manik sehingga terkesan sangat mewah dan terlihat berkilau saat terkena cahaya atau sinar.

Kain tulle juga dibuat dari berbagai macam serat seperti , sutra, nilon, dan rayon. Kain tulle ini selain untuk membuat gaun atau baju balet. kain ini juga bisa kita manfaatkan sebagai pelindung taman, supaya serangga tidak dapat mendekat ataupun hinggap di taman kita. Penggunaan kain tulle dalam pembuatan suatu gaun pernikahan sangatlah di senagi oleh masyarakat sekitar dikarenakan kain ini memiliki kesan mengembang sehingga gaun yang kita pakai akan terlihat atau tampak sangat anggun.

Kain tulle juga memiliki sejarah tersendiri, Tulle berasal dari nama salah satu kota di wilayah tengah selatan Perancis. Kota tulle terkenal sebagai kota pusat produksi sutra renda pada abad ke – 18. Kain tulle mulai di kenal setelah menjadi salah satu bahan utama kostum balet di Perancis. Selain di gunakan sebagai bahan dasar kain fashion dan pelindung taman, kain ini juga dapat berfungsi sebagai selambu kamar tidur yang berfungsi supaya tidak terserang oleh gigitan nyamuk.

 

Berkreasi Warna Dengan Kain Jumputan Dari Yogyakarta

Konveksi Baju Online 085697924402

Halo pembaca kembali lagi dengan Konveksibajuonline. kali ini Konveksibajuonline akan membahas kembali tentang kain khas nusantara. membicarakan kain khas nusantara sebenarnya tidak ada habisnya, karena indonesia memang memiluki beragam suku dan budaya, begitu pula dengna kain khas nusantaranya. Kain jumputan, adalah salah satu kain nusantara yang memang cukup bagus dan unik. penasaran buat tau lebih dalam tentang kain jumputan? yuk simak artikelnya.

Kain jumputan atau kain pelangi merupakan kerajinan tenun yang dihasilkan dengan teknik jumputan (tie and dye) untuk menghasilkan motif tertentu dari dari bahan berwarna putih polos. Dimulai dengan menjahit dan mengikat erat bagian-bagian tertentu kemudian mencelup dalam larutan pewarna sesuai keinginan. Pada perkembangannya teknik pembuatan kain jumputan ini mengenal metode strich and dye, yaitu membuat jelujur dengan benang pada bidang kain dengan mengikat pola yang telah ditentukan. Selanjutnya dengan ditarik erat-erat sehingga berkerut-kerut, lalu dimasukkan ke dalam larutan pewarna kain.

Di Indonesia, banyak sekali teknik jumputan yang dipakai, salah satu teknik jumputan di Palembang dikenal dengan nama teknik rincek-tritik. Kain jumputan biasanya memiliki motif yang memenuhi seluruh bahan. Kain jumputan yang biasa, satu pasang terdiri atas bahan untuk bagian atas, bagian bawah, dan selendang. Untuk jenis ini, para perajin umumnya membuat jumputan dengan satu tema warna. Macam jumputan antara lain kain jumputan, kain pelangi dan kain tritik. Jumputan dibuat dengan cara mengikat kain dengan tali yang tidak menyerap warna. Setelah dicelup dalam warna, kemudian dilepas dan dibilas sehingga akan terbentuk motif lingkaran.

Kain Pelangi memiliki warna yang lebih variatif. Pembuatannya juga mengikat kain dengan tali, dan saat tali dilepas bidang putih yang tidak terkena warna diisi dengan coretan kuas. Kain Tritik dibuat dengan cara menjelujur kain lalu ditarik rapat menjadi satu gumpalan kain. Kain jumputan umumnya menggunakan bahan sutera, dan memiliki berbagai macam motif, antara lain motif bintik tujuh, kembang janur, bintik lima, bintik sembilan, cuncung (terong), bintang lima, dan bintik-bintik. Warna kain jumputan pun mengalami perkembangan. Dahulu warna yang digunakan cenderung gelap, seperti kehitaman, kecokelatan, atau merah hati, sekarang warna-warna pastel atau warna cerah bergradasi sudah dapat kita jumpai di kain jumputan.

Jumputan awalnya dipakai untuk baju tradisional, tetapi pada saat ini, penggunaannya sudah sangat bervariatif untuk produk-produk baju. Seperti blouse, dress dan syal atau kerudung. Untuk busana pria, juga sudah mulai diaplikasikan untuk kemeja yang digunakan untuk acara formal atau pesta.

Kain Khas Nusantara, Kain Tenun Ulos

Konveksi Baju Online 085697924402

Membahas kembali tentang kain khas nusantara pasti tidak ada habisnya. Indonesia memiliki berbagai macam keberagaman budaya. Kain nusantara biasanya dipakai untuk acara – acara adat budaya ini. Setidaknya, kain ini merupakan ikon dari daerahnya masing – masing. Sama halnya dengan kain tenun Ulos yang berasal dari Batak.

Kalian pernah dengar nama kain Ulos? Nah, kain tenun khas suku Batak ini cukup unik loh! Seeprti awalnya yang dibuat hanya untuk menghangatkan tubuh, tapi sekarang kain Ulos bisa menjadi busana trendy yang bikin outfit kalian makin keren! Oleh karena itu, yuk simak artikel ini!

Kain Ulos Batak adalah kain tenun khas suku Batak. Berawal dari pencarian orang-orang Batak yang hidup di daerah pegunungan, untuk memberikan kehangatan akan dinginnya udara pegunungan.

Tidak hanya sebatas hasil kerajinan seni budaya saja, kain Ulos batak pun sarat dengan arti dan makna. Sebagian besar masyarakat Tapanuli menganggap kain tenun Ulos adalah perlambang ikatan kasih sayang, lambang kedudukan, dan lambang komunikasi dalam masyarakat adat Batak.

Oleh karena itu, kain tenun Ulos selalu digunakan dalam setiap upacara, kegiatan dan berbagai acara dalam adat Suku Batak. Misalnya, untuk perkawinan, kelahiran anak, punya rumah baru, sampai acara kematian. Ulos begitu memikat, dengan berbagai warna alam yang didominasi hitam, merah, biru atau putih serta dihiasi oleh ragam tenunan dari benang emas atau perak.

Selama berabad-abad perempuan Batak menenun tekstil dengan alat tenun tradisional, dedikasi mereka telah menghasilkan perbendaharaan seni yang estetis dan secara teknis beragam. Tekstil tersebut banyak mengungkap sejarah bangsa Sumatera Utara dimana hidup prakolonial Batak sarat dengan sihir dan kegaiban.

Tiap-tiap kain tenun Ulos yang dihasilkan ternyata memiliki arti dan makna tersendiri, baik bagi pemilik ataupun bagi orang yang menerimanya. Misalnya saja ULOS RAGIDUP . Motif Ulos Ragidup ini harus terlihat seperti benar-benar lukisan hidup. Karenanya, ulos jenis ini sering diartikan sebagai ulos yang melambangkan kehidupan dan doa restu untuk kebahagian dalam kehidupan.

Selanjutnya ada ULOS RAGIHOTANG . Ulos ini derajatnya 1 tingkat di bawah ulos ragidup. Pembuatannya tidak serumit Ulos Ragidup. Namun, Ulos Ragihotang punya arti dan keistimewaan yang berhubungan dengan pekerjaan.

Ulos ini pun sering dipakai dalam upacara adat kematian sebagai pembungkus atau penutup jenazah yang akan dikebumikan. Ulos jenis ini mengartikan bahwa pekerjaan seseorang di dunia ini telah selesai.

Dengan perkembangan mode yang semakin modern, kini kalian bisa menjadikan kain ulos ulos batak untuk busana fashion sebagai salah satu pilihan material utama dalam fashion sesuai dengan keinginan kalian. Selain membuat kalian tampak cantik dan gagah, secara tidak langsung kalian juga ikut serta dalam memelihara dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. kalian bisa mengaplikasikannya dalam seragam kerja maupun busana resmi kalian masing – masing. Bahkan karena sentuhan dari desainer-desainer Indonesia saat ini, kain ulos yang sebelumnya dipakai untuk upacara-upacara adat, bisa disulap menjadi busana yang mewah dan juga elegan.

Nah, cukup sekian untuk artikel kali ini. Semoga bisa bermanfaat dan juga bisa dijadikan referensi bagi kalian yang memang butuh kain trendy untuk perpaduan outfit.

 

Kain Khas Nusantara, Kain Tenun Cepuk Rangrang

Konveksi Baju Online 085697924402

Bicara tentang kain khas nusantara pasti tidak ada habisnya, karena pada dasarnya Indonesia memiliki banyak daerah dengan kebudayaannya masing – masing. Seperti halnya kain. Setiap daerah paling tidak memiliki kain khas dari daerahnya masing – masing yang menjadi ikon atau penunjang ekonomi warganya. Sama halnya pada daerah Nusa Penida, Bali. Daerah ini memiliki kain khas daerahnya yang disebut dengan kain tenun cepuk rangrang.

Setelah mendengar namanya, kira kira kalian punya enggak kain yang satu ini? Biar kalian tau kain yang satu ini, yuk simak artikel ini yang akan membahas kain tenun cepuk rangrang!

Kain tenun rangrang adalah salah satu kain tradisional Indonesia yang saat ini sedang trend digunakan untuk pilihan berbusana baik dalam acara resmi maupun santai. Motif kain rangrang yang sangat unik yang memiliki ciri khas pada desain geometris zig zag dengan perpaduan warna yang segar dan mencolok membuat busana berbahan kain rangrang menjadi begitu diminati.

Kain tenun rangrang merupakan kain tradisional dari Bali dan Lombok. Yang ditenun oleh pengrajin-pengrajin tenun yang masih menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Akan tetapi, saat ini motif dari kain rangrang ini sudah banyak memakai printed atau cetakan batik sebagai motifnya, yang pasti harganya jauh lebih murah daripada kain tenun aslinya.

Pembuatan kain tenun rangrang di lombok juga masih menggunakan bahan-bahan alami untuk mendapatkan warnanya. Seperti penggunaan kunyit, kulit manggis dan lengkuas. Kain-kain yang menggunakan pewarna alam, tentu saja memiliki harga yang lebih mahal dibanding dengan kain yang memakai bahan pewarna kimia.

Penggunaan kain tenun rangrang saat ini banyak dipakai untuk busana ready to wear seperti rok, dress, blazer dan bahkan digunakan untuk kemeja pria. Untuk busana wanita, biasanya digunakan pula kain polos berjenis lain seperti kain sifon, kain katun, kain satin, kain sutra bahkan kain jeans untuk melengkapi busana berbahan kain tenun rangrang.

Dengan berkembangnya trend fashion yang begitu cepat, kebutuhan masyarakat untuk terus meng-update koleksi busana juga semakin meningkat. Akan tetapi hal ini terkadang menjadi kendala untuk produsen busana ready to wear dalam penyediaan kebutuhan ini. Biasanya disebabkan karena adanya keterbatasan skill Sumber daya manusia penjahit yang memang memerlukan ketrampilan khusus untuk menjahit busana ready to wear.

Konveksi Baju Online adalah jasa konveksi yang memiliki spesialisasi dalam pengerjakan busana ready to wear. Dengan didukung oleh tim produksi yang telah berpengalaman selama puluhan tahun dalam pengerjaan busana ready to wear, kami siap untuk membantu menyelesaikan permasalahan produksi busana ready to wear. adalah salah satu kain tradisional Indonesia yang saat ini sedang trend digunakan untuk pilihan berbusana baik dalam acara resmi maupun santai. Motif kain rangrang yang sangat unik yang memiliki ciri khas pada desain geometris zig zag dengan perpaduan warna yang segar dan mencolok membuat busana berbahan kain rangrang menjadi begitu diminati.

Kain tenun rangrang merupakan kain tradisional dari Bali dan Lombok. Yang ditenun oleh pengrajin-pengrajin tenun yang masih menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Akan tetapi, saat ini motif rangrang mulai banyak dipakai untuk kain batik print yang tentu saja memiliki harga yang jauh lebih murah dibanding kain tenun asli.

Pembuatan kain tenun rangrang di lombok juga masih menggunakan bahan-bahan alami untuk mendapatkan warnanya. Seperti penggunaan kunyit, kulit manggis dan lengkuas. Kain-kain yang menggunakan pewarna alam, tentu saja memiliki harga yang lebih mahal dibanding dengan kain yang memakai bahan kimia.

Penggunaan kain tenun rangrang saat ini banyak dipakai untuk busana ready to wear seperti rok, dress, blazer dan bahkan digunakan untuk kemeja pria. Untuk busana wanita, biasanya digunakan pula kain polos berjenis lain seperti kain sifon, kain katun, kain satin, kain sutra bahkan kain jeans untuk melengkapi busana berbahan kain tenun rangrang.

Dengan berkembangnya trend fashion yang begitu cepat, kebutuhan masyarakat untuk terus meng-update koleksi busana juga semakin meningkat. Akan tetapi hal ini terkadang menjadi kendala untuk produsen busana ready to wear dalam penyediaan kebutuhan ini. Biasanya disebabkan karena adanya keterbatasan skill Sumber daya manusia penjahit yang memang memerlukan ketrampilan khusus untuk menjahit busana ready to wear.

Nah, cukup sekian artikel tentang kain khas nusantara ini. Semoga bisa bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi kalian.

 

Kain Khas Nusantara, Kain Sulam Usus

Konveksi Baju Online 085697924402

Pernah mendengar nama kain sulam usus? Kenapa bisa disebut kain sulam usus sih? Nah, disini kain sulam usus disebut demikian karena memang desainnya yang bisa dibilang menyerupai struktur usus. Kain ditenun sedemikian rupa hingga berbentuk seperti usus.

Sulam usus adalah seni kerajinan sulam yang telah ada sejak dulu dalam masyarakat Lampung Pepadun. Awalnya Sulam Usus hanya berupa ‘bebe’ atau penutup bagian dada para wanita dan penari penari kala upcara adat atau pesta pernikahan berlangsung. Seiring waktu Sulam Usus semakin ber-methamorphosa menjadi busana yang aplikatif dan unik.  Tapi tak banyak yang mengetahui proses rumit dan unik di balik indahnya busana Sulam Usus tersebut. Sulam usus ini terkenal dari daerah Lampung, kain ini merupakan salah satu ikon kain daerah Lampung karena memang modelnya yang unik dan memiliki daya tarik sendiri bagi para penggunanya.

Kain sulam usus patut dihargai dengan harga terbaik, karena proses pembuatannya yang memang cukup lama. Motifnya yang unik dan juga klasik membuat kain ini harus dikerjakan dengan tingkat kesabaran yang baik. Kain sulam usus memiliki harga jual yang tinggi, sehingga rata – rata pemakai kain ini adalah kain menengah keatas. Hasil sulam kain usus biasanya halus dan juga sudah dilengkapi dengan aksesoris yang ciamik agar menambah kesan premium dari kain ini.

Kita harus bisa menghargai para pengrajin kain sulam usus ini supaya kain ini tidak punah atau hilang, oleh karena itu support terus kain khas nusantara ini.

Sekian artikel singkat kali ini, semoga bisa bermanfaat.

 

 

 

Kain Khas Nusantara, Kain Tapis Lampung

Kembali lagi dengan topic kain nusantara, kali ini Konveksi Baju Online akan membahas sedikit tentang kain Tapis. Seperti pada sebelum sebelumnya, Indonesia memiliki berbagai macam kain khas dari daerah daerahnya, seperti topic yang akan kita bahas kali ini. Kain tapis, kain khas Lampung,

Kain tradisional yang bernama kain tapis Lampung ini menjadi salah satu kebanggan masyarakat Lampung. Kain adat yang masih dibuat dengan peralatan sederhana ini terbuat dari kain yang berbahan benang katun dan sulaman emas/perak.

Keunikan kain Tapis Lampung yang membuatnya berbeda dengan kain tenun lainnya adalah terdapatnya sulaman yang menjadi hiasan motif pada kain. Sulaman yang berasal dari benang emas/perak ini menghias kain dengan berbagai motif, seperti motif alam, flora, dan fauna. Motif sulaman juga banyak mengandunng filosofi makna yang tinggi karena banyak menggambarkan makna budaya dan spiritualitas.

Kain Tapis kerap digunakan sebagai pakaian wanita suku lampung, kain tenun ini kebanyakan digunakan pada bagian pinggang kebawah dalam bentuk sarung. Jenis kain tapis lampung pun banyak macamnya yang dikategorikan berdasarkan jenis, asal dan  pemakainya.

Selain digunakan untuk busana adat, kain tapis lampung juga tampak cantik saat digunakan untuk busana modern seperti bolero atau blazer. Dapat pula dikombinasikan dengan bahan berwarna polos untuk mengimbangi warna emas dari kain tapis lampung yang tampak menyolok.

Untuk kain tapis Lampung yang kainnya tebal, dapat diolah menjadi outwear seperti blazer maupun sarung yang dikombinasikan dengan blus, tunik maupun kebaya. Untuk kain tapis Lampung yang bahan kainnya lebih ringan, cocok jika diolah menjadi busana pesta, cocktail atau setengah resmi berupa gaun dan blus. Untuk kain tapis yang lebarnya terbatas seperti selendang, bisa diolah menjadi busana yang simple seperti rok mini, dibuat obi, ikat pinggang maupun selendang untuk pemanis penampilan.

Jika ingin menggunakan kain tapis tanpa dilakukan pengguntingan kain, dapat menggunakan konsep draperi yaitu memainkan kain dengan alat bantu jarum, peniti, tali dan aksesoris lainnya.

Untuk perawatan kain tapis Lampung yang bahannya ringan, bisa dicuci dengan tangan dengan menggunakan sabun bayi, sampo atau sabun khusus. Namun akan lebih baik lagi jika menggunakan cara dry cleaning. Hindari pencucian yang terlalu sering, karena akan merusak warna benang dan detail sulaman. Hindari menjemur dibawah sinar matahari secara langsung dan saat menyetrika, gunakan setrika uap. Simpan busana yang terbuat dari kain tapis dengan cara menggantung dalam lemari, sedangkan untuk kain yang berupa lembaran sebaiknya disimpan dengan cara digulung, untuk menghindari kerusakan permanen pada kain karena lipatan.

Kain tapis harus bisa kita lestarikan, karena kain ini termasuk salah satu warisan yang kita punya. Butuh jasa konveksi? Konveksi Baju Online pilihannya!

 

Kain Khas Nusantara, Kain Tenun Endek Bali

Kain khas nusantara, kembali lagi ke topic kain nusantara. Kain di Indonesia banyak sekali ragamnya, dari model hinga paduan warnanya. Oleh sebab itu, kita harus bisa menjaga kain khas nusantara ini. Setiap daerah pasti setidaknya punya satu kain khas dari daerahnya. Sama halnya dengan kain endek dari Bali. Sebenarnya, banyak sekali kain kain khas nusantara namun focus kita kali ini akan membahas tentang kain endek yang merupakan kain khas bali.

Sebelumnya, kalian tau apa itu kain endek? Apa sih kain endek Bali?

Endek salah satu jenis kain tenun ikat yang ada di pulau Bali. Kain tenun Endek adalah yang paling populer diantara enam jenis kain tenun khas Bali. Sejarah kain Endek Bali memiliki makna simbolik yang sakral dan hanya boleh digunakan oleh orang – orang berkuasa di Bali. Seperti raja, keturunan raja, serta tokoh – tokoh agama.

Lain dulu lain sekarang, saat ini kain Endek sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Sudah banyak sekali beredar Endek cetakan pabrik dengan warna dan motif yang hampir sama. Harga kain Endek produksi mesin yang ditawarkan juga relatif murah. Perbedaan harga hampir setengah harga dari kain tenun Endek asli Bali. Hal ini kadang membuat orang tertipu karena tidak dapat membedakan kain Endek asli tenun dengan kain Endek hasil mesin.

Bagaimana dengan jenis kain Endek? Jenis kain Endek ada bermacam – macam, dibagi berdasarkan bahan yang digunakan dan daerah pengerajin tenun Endek di Bali. Mari kita lanjutkan mengenai sejarah kain Endek Bali.

Setelah mengetahui tentang Kain Endek, kalian penasaran gak sih sejarah Kain Endek ini?

SEJARAH KAIN ENDEK BALI

Kapan kain Endek Bali mulai dikenal? Sekitar tahun 1975 kain endek bali dikembangkan oleh pengerajin kain asal klungkung.Dimulai dari usaha kecil ibu – ibu rumah tangga di desa . Industri rumah tangga ini kemudian diikuti  beberapa daerah di Bali antara tahun 1985 – 1990. Setiap daerah menghasilkan motif kain yang berbeda dengan berbagai pilihan warna yang menjadikan ciri khas masing – masing pengerajin.

Pasang surut produksi  sempat terjadi kisaran tahun 2008 – 2010. Banyak penenun mengeluh, harga benang dan bahan dasar pembuatan  kain endek  yang mahal sehingga mereka tidak bisa memproduksi kain endek yang sesuai dengan permintaan pasar.

Semua usaha tersebut tentunya membuahkan hasil, karena Kain Endet tidak hanya terkenal di Bali saja, sekarang sudah tersebar ke luar Bali.

Diatas adalah penjelasan singkat tentang Kain Endek Bali. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

 

 

 

 

 

 

Kain Khas Nusantara, Kain Sasirangan

 

Konveksi Baju Online 085697924402

Kain Sasirangan, apa kalian tau kain yang satu ini? Darimana sih daerahnya? Terus ciri khasnya gimana?

Nah, kain sasirangan adalah kain khas nusantara yang berasal dari Banjar di Kalimantan Selatan. Desain/corak didapat dari teknik-teknik jahitan dan ikatan yang ditentukan oleh beberapa faktor, selain dari komposisi warna dan efek yang timbul antara lain : jenis benang/jenis bahan pengikat

Diatas adalah pengertian kain sasirangan menurut Wikipedia, lalu apa arti lebih kain sasirangan lebih lanjut?

Kain Sasirangan merupakan kain adat suku Banjar di Kalimantan Selatan yang diwariskan secara turun temurun sejak abad XII, saat Lambung Mangkurat menjadi Patih Negara Dipa. Cerita yang berkembang di masyarakat Kalimantan Selatan adalah bahwa kain Sasirangan pertama kali dibuat oleh Patih Lambung Mangkurat setelah bertapa 40 hari 40 malam di atas rakit Balarut Banyu.

Konon menjelang akhir tapanya, rakitnya tiba di daerah Rantau kota Bagantung. Di tempat ini, ia mendengar suara perempuan yang keluar dari segumpal buih. Perempuan itu adalah Putri Junjung Buih, yang kelak menjadi Raja di daerah ini. Sang Putri hanya akan menampakkan wujudnya jika permintaannya dikabulkan, yaitu sebuah istana Batung dan selembar kain yang ditenun dan dicalap (diwarnai) oleh 40 putri dengan motif wadi/padiwaringin. Kedua permintaan itu harus selesai dalam waktu satu hari. Kain yang dicalap itu kemudian dikenal sebagai kain sasirangan yang pertama kali dibuat

Kain sasirangan dipercaya memiliki kekuatan magis yang bermanfaat untuk pengobatan (batatamba), khususnya untuk mengusir roh-roh jahat dan melindungi diri dari gangguan makhluk halus. Agar bisa digunakan sebagai alat pengusir roh jahat atau pelindung badan, kain sasirangan biasanya dibuat berdasarkan pesanan

Di awal-awal kemunculannya, kain sasirangan mempunyai bentuk dan fungsi yang cukup sederhana, seperti ikat kepala (laung), sabuk dan tapih bumin (kain sarung) untuk lelaki, selendang, kerudung, udat (kemben), dan kekamban (kerudung) untuk perempuan

Seturut perkembangannya, kain ini juga digunakan sebagai pakaian adat yang dipakai oleh kalangan rakyat biasa ataupun keturunan bangsawan saat mengikuti upacara-upacara adat. Namun perkembangan zaman juga yang mengubah fungsi kain sasirangan dalam masyarakat Kalimantan Selatan. Nilai-nilai sakral yang terkandung di dalamnya seolah-olah ikut memudar tergerus arus globalisasi mode. Globalisasi menjadikan kain ini tidak hanya mengalami proses desakralisasi sehingga kemudian berubah menjadi pakaian sehari-hari, tetapi juga  semakin dilupakan.

Padahal bisa dikatakan kalau kain sasirangan merupakan salah satu bentuk perwujudan dari pengetahuan lokal masyarakat Kalimantan Selatan. Dengan mengenal sejarah kain sasirangan, kita bisa mengetahui beraneka macam nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat setempat. Seperti nilai tentang keyakinan, budaya, dan ekonomi

Seperti kain pada umumnya, kain sasirangan memiliki banyak motif, diantaranya: sarigading, ombak sinapur karang (ombak menerjang batu karang), hiris pudak (irisan daun pudak), bayam raja (daun bayam), kambang kacang (bunga kacang panjang), naga balimbur (ular naga), daun jeruju (daun tanaman jeruju), bintang bahambur (bintang bertaburan di langit), kulat karikit (jamur kecil), gigi haruan (gigi ikan gabus), turun dayang (garis-garis), kangkung kaombakan (daun kangkung), jajumputan (jumputan), kambang tampuk manggis (bunga buah manggis), dara manginang (remaja makan daun sirih), putri manangis (putri menangis), kambang cengkeh (bunga cengkeh), awan beriring (awan sedang diterpa angin), benawati (warna pelangi), bintang bahambur (bintang bertaburan di langit), turun dayang (garis-garis), dan sisik tanggiling

Kain sasirangan banyak tersedia di berbagai toko oleh-oleh yang ada di Kalimantan Selatan. Harganya ditentukan berdasar jenis kain dan motifnya. Semakin rumit motifnya maka semakin mahal juga harganya.

Kain sasirangan adalah satu dari banyak kain nusantara yang harus kita lestarikan. Oleh karena itu, kita juga harus mendukung para penenum kain ini agar kain khas dari daerah kita ini tidak hilang atau punah. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan kalian.

 

Tips Perawatan Kain Songket Dengan Benar

Konveksi Baju Online 085697924402

Kain songket, mungkin kain yang satu ini sudah sangat terkenal. Pamornya sudah sangat terkenal di masyarakat karena penyebarannya sudah ada dimana-mana. Kain songket pada sekarang ini bisa menjadi pilihan bisnis yang menguntungkan. Karena permintaannya yang tinggi di pasaran membuat kain ini bisa emnjadi primadona dalam berbisnis.

Kain songket sendiri memerlukan pengerjaan yang cukup lama, tergantung dari tingkat kesulitan motifnya. Biasanya memakan waktu satu minggu atau bahkan satu bulan. Dari pengerjaannya saja yang lama, membuat daya tari tersendiri bagi para pemakainya.

Mungkin banyak dari pembaca artikel ini yang mempunyai kain songket. Tapi, kalian pernah tau enggak sih perawatan kain ini? Kain songket juga harus ada perawatannya loh! Enggak sembarangan aja. Nah, pada kesempatan kali ini Konveksi Baju Online akan menjelaskan sedikit tentang bagaimana perawatan kain songket agar kain songket kesayangan kalian tetap awet dan terjaga.Karena saying kan kalau kain songket kalian harus rusak karena tidak tepat merawatnya. Nah, dibawah ini adalah tips merawat kain songket dengan baik.

  1. Setelah memakainya, sebaiknya kain songket langsung anda angin-anginkan dengan meletakkan bagian dalam dihadapkan ke luar. Kain songket jangan dijemur di bawah sinar matahari secara langsung, karena dapat menghilangkan kilap benang emas maupun perak yang ada pada kain.
  2. Untuk mencucinya, kain songket sebaiknya tidak dicuci dengan menggunakan mesin cuci dan deterjen. Mencucinya bisa dengan dry clean atau dibasahi dengan air saja. Jangan pula memerasnya.
  3. Apabila anda ingin menyetrika kain songket, maka sebaiknya lapisi terlebih dahulu dengan kain halus. Jangan menggunakan suhu yang tinggi karena bisa menghilangkan kilap emas maupun peraknya. Jadi gunakanlah suhu yang paling rendah saja.
  4. Untuk menyimpannya, kain songket sebaiknya diganutng dan bukannya dilipat. Karena apabila dilipat dan bertumpuk dengan kain lain, nantinya lipatannya akan berbekas. Sehingga benang-benang akan akan mudah terpisah dan bisa putus. Atau anda juga bisa menggulungnya dan dilapisi dengan kertas minyak putih. Jangan menggunakan plastik karena dapat membuat songket lembab dan berjamur. Setelah digulung dan dilapisi kertas minyak, masukkan dalam kotak khusus penyimpanan.
  5. Untuk menghindari kutu dan jamur, janganlah menyemprotkan bahan kimia langsung ke kain songket. Karena akan menimbulkan noda yang tidak bisa hilang. Anda bisa menggunakan biji merica atau lada yang ditaruh dalam plastik dan dilubangin kecil-kecil. Setelah itu gantungkan di dekat area penyimpanan songket.

 

Nah, diatas adalah penjelasan sedikit tentang perawatan kain songket. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

 

 

 

Memilih Bahan Yang Cocok Untuk Jilbab Syar’i

Jilbab syar’I, pernah mendengar nama itu? Mungkin sekarang ini banyak sekali yang tau jilbab syar’I karena sekarang banyak sekali yang memakainya. Banyak perempuan yang memakai jilbab ini sebagai penutup auratnya.

Jilbab syar’I sekarang sekarang ini merupakan peluang bisnis yang menguntungkan. Walaupun persaingan yang begitu ketat karena sudah banyak sekali toko-toko baik offline mauapun online yang menyediakan jilbab syar’i. Namun, permintaan pasar pun semakin tinggi hingga para penghasil jilbab syar’I berlomba-lomba untuk mengeluarkan ide-ide sehingga menghasilkan varian baru pada jilbab syar’i. Tapi, apa kalian pernah tau kalau bahan bahan jilbab syar’i itu ada beberapa macam? Nah, oleh karena itu Konveksi Baju Online akan menjelaskan sedikit tentang bahan yang cocok untuk jilbab syar’I, agar kalian tetap nyaman menggunakan jilbab syar’i!

  1. Bahan jersey
    Bahan ini merupakan bahan yang umum digunakan untu pembuatan jilbab syar’i. selain memiliki sifat yang lembut, adem, dan tebal serta jatuh, bahan jersey juga mudah dalam perawatannya serta tidak mudah kusut. Warna-warna yang tersedia pun beragam mulai dari bahan jersey polos, warna cerah, warna gelap, serta bahan jersey motif bunga atau polkadot.
  2. Bahan sifon
    Bahan kain sifon memiliki sifat yang tipis dan agak licin. Banyak produsen yang menjadikan bahan sifon ini untuk membuat jilbab syar’i model bergo atau pashmina. Bahannya yang ringan membuat wanita muslimah tidak merasa berat saat memakainya. Untuk menghindari kesan menerawang, maka biasanya jilbab syar’i bahan sifon dibuat two layer atau double layer. Sebenarnya bahan sifon ini agak panas jika digunakan saat siang hari. Untuk mengurangi rasa panas di kepala, sebaiknya gunakan inner atau ciput bahan kaos sebelum menggunakan jilbab syar’i sifon.
  3. Bahan kaos
    Bahan kaos sering juga digunakan untuk membuat jilba syar’i. kelebihan dari bahan ini yaitu sangat nyaman saat digunakan sebagai jilbab karena mudah menyerap keringat dan memiliki pori-pori yang besar. Sehingga rambut dan kulit kepala tidak mudah lembab. Namun bahan kaos mudah sekali mengendur dan melar. Untuk itu perlu berhati-hati dalam perawatannya. Harganya yang terjangkau membuat jilbab syar’i bahan kaos banyak diminati di pasaran.
  4. Bahan ceruti
    Bahan ceruti merupakan bahan kain yang mirip seperti bahan sifon dengan ciri khas tipis. Namun bahan ceruti lebih lembut dan mudah dibentuk. Variasi warna dari bahan ini juga beragam. Permukaan dari bahan ceruti terdapat bintik-bintik kecil seperti kulit jeruk tetapi halus. Jika dipakai, bahan ceruti terasa jatuh dan sedikit elastis. Hampir sama seperti sifon, karena tipis sebaiknya gunakan inner sebelum memakai jilbab syar’i bahan ceruti.
  5. Bahan spandek
    Bahan spandek juga sering digunakan sebagai bahan untuk membuat jilbab syar’i. kelebihan dari bahn ini adalah sifatnya yang elastis, dingin, dan memiliki daya serap yang tinggi serta tidak menerawang. Beberapa kelebihan tersebut membuat bahan spandek sangat cocok digunakan untuk segala aktivitas sehari-hari. Namun bahan spandek ini sangat mudah melar jika tak dicuci dengan benar.

Nah, diatas adalah beberapa contoh bahan yang bagus digunakan untuk jilbab syar’i. sebenarnya, tinggal kita saja yang memilih bahan apa yang nyaman dipakai dan cocok untuk digunakan. Mungkin setelah membaca ini kalian berfikir untuk membuat jilbab syar’i? Konveksi Baju Online bisa menjadi vendor kalian! Dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas, membuat jilbab syar’I yang dihasilkan berkualitas tinggi. Jika ada pertanyaan lebih lanjut bisa langsung menghubungi kontak 085697924402 atau bisa mendatangi langsung workshop kami di JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419